Analisis Adat Budaya Aceh pada Tradisi Mee Buu Tujuh Bulanan Ibu Hamil di Kampong Tanjong Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Keywords:
Mee Buu, Tradisi Aceh, Tujuh Bulanan, Ibu HamilAbstract
: The Mee Buu tradition is one of the cultural practices of the Acehnese people which is carried out during the seventh month of pregnancy. This event is carried out by the husband's family, this procession involves delivering rice and side dishes, fruits and the peusijuk ritual. This study aims to analyze the meaning, customary values, and socio-cultural functions of the Mee Buu tradition in Gampong Tanjong, Ingin Jaya District, Aceh Besar Regency. The method used is qualitative descriptive. Data was obtained through observation, in-depth interviews with traditional leaders, pregnant women who undergo this tradition, and documentation of activities. The results of the study indicate that the Mee Buu tradition has strong spiritual, social, and symbolic values. In addition to being a form of prayer for the safety of mothers and babies, this tradition also strengthens social ties between residents. However, there have been several changes in its implementation due to the influence of modernization and shifting values. This study recommends preserving the Mee Buu tradition with contextual adjustments so that it remains relevant today.
Abstrak: Tradisi Mee Buu merupakan salah satu praktik budaya masyarakat Aceh yang dilaksanakan pada masa kehamilan tujuh bulan. acara ini di bawa oleh keluarga suami, prosesi ini melibatkan pengantaran nasi serta lauk pauk, buahan dan ritual peusijuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna, nilai adat, dan fungsi sosial budaya dari tradisi Mee Buu di Gampong Tanjong, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh adat, ibu hamil yang menjalani tradisi ini, serta dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Mee Buu memiliki nilai spiritual, sosial, dan simbolik yang kuat. Selain sebagai bentuk doa keselamatan bagi ibu dan bayi, tradisi ini juga mempererat ikatan sosial antarwarga. Namun demikian, terjadi beberapa perubahan dalam pelaksanaannya akibat pengaruh modernisasi dan pergeseran nilai. Penelitian ini merekomendasikan pelestarian tradisi Mee Buu dengan penyesuaian kontekstual agar tetap relevan di masa kini.
References
Agustina, J., & Yuwono, S. S. (2015). Pengaruh Proporsi Gula Merah Dan Kacang Tanah Serta Penambahan Tepung Santan Terhadap Bumbu Gado-Gado Instan. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 3(4).
Ahmad Syahyana. (2023). Resep Rendang Daging Sapi Khas Aceh. Jurnal Aceh https://jurnalaceh.pikiran-rakyat.com/aceh/pr-1796581964/resep-rendang-daging-sapi-khas-aceh-berikut-bahan-dan-cara-mengolahnya?page=all
Aisyah, Y., Agustina, R., & Yunita, D. (2020). Pemanfaatan teknologi tepat guna pada usaha produksi bumbu bubuk instan “Meurasa” masakan khas Aceh. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 297-304.
Andika, M. R. (2019). Nilai-Nilai Pendidikan Islam Yang Terkandung dalam Upacara Peusijuk di Kecamatan Labuhan Haji Timur Kabupaten Aceh Selatan (Doctoral dissertation, UIN AR-RANIRY).
Badriana. (2022). Persepsi Majelis Adat Aceh Terhadap Peusijuk Tujuh Bulan Pada Wanita Hamil Dalam Masyarakat Aceh di Kota Langsa. Jurnal Seuneubok Lada. Universitas Samudra, Langsa. Vol. 9 No. 1, hlm. 108-120.
Dara Gebrina Rezieka Dara, Khamim Zarkasih Putro, Mohammad Irsyad, Analisis Adat Budaya Aceh Pada Tradisi Mee Buu Tujuh Bulanan Ibu Hamil, (Jurnal Pelita PAUD, Universitas Muhammadiyah Kuningan, Kuningan, 2021), Vol. 6 No. 1, hlm. 92-101.
Dewi, E. (2020). Peran Perempuan dalam Sistem Adat Aceh. Ar-Raniry Press.
Eka Santriani. (2017). Tradisi Mee Buu Pandangan Masyarakat Trienggadeng dalam Konteks Budaya dan Agama. Repository UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, hlm. 28-36.
Irmazil, F. (2022). Khanduri Hudep Dalam Perspektif Dakwah Di Masyarakat Gampong Padang Sikabu. Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry Fakultas Dakwah dan Komunikasi.
Kadir, S., & Kes, M. (2022). Kuliner Bergizi Berbasis Budaya. Absolute Media.
Laili Chairul Ummah. (2019). Pembacaan Surat Yusuf dan Maryam Dalam Tradisi Tuju Bulanan (MITONI) di Desa Jurug Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali (Kajian Living Qur’an. Skripsi Sekolah Tinggi Agama Islam Al-anwar, 105-126.
MAA. (2024). Adat Keumaweh. Sekretariat Majelis Adat Aceh Pemerintah Aceh. https://maa.acehprov.go.id/berita/kategori/adat-istiadat/adat-keumaweuh
Moesijanti Soekarti, S. (2013). Gizi seimbang dalam daur kehidupan. Gramedia Pustaka Utama.
Phil Abdul Manan. (2018). Ritual Kalender Aneuk Jamee di Aceh Selatan. Banda Aceh: Bandar Publishing, hlm. 283.
Rahim, A. (2008). Pengaruh cara bihun terhadap sifat fisikokimia pada pembuatan instant starch noodle dari pati aren. Jurnal Agroland, 15(2), 101-105.
Rahimah Rahim, Hasanuddin Hasanuddin. (2018). Kajian Etnobotani Upacara Adat Suku Aceh di Provinsi Aceh. Jurnal Biologi Teknologi dan Kependidikan. Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, 2018). Vol. 6 No. 1, hlm. 54-55.
Rizky, M. F. (2023). Peran Majelis Adat Aceh (Maa) Aceh Tenggara Dalam Pembinaan Adat Menurut Pasal 8 Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2008 Tentang Pembinaan Kehidupan Adat Dan Adat Istiadat (Studi Adat Mangekhi Terhadap Pengantin Perempuan) (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry Banda Aceh).
Rosa Apriliani, Mohd. Din. (2020). Pelaksanaan Peradilan Adat Gampong Dalam Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Ringan (Studi di Gampong Tanjong Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, hlm. 120-130.
Santoso, U., & Harmayani, E. (2024). Ragam Minuman Khas Indonesia. Penerbit Andi.
Yusniyanti, E., Iqbal, D., Ibrahim, I., Iskandar, I., Fahmi, M., & Milawarni, M. (2025). Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Melalui Diversifikasi Produk Hasil Laut dan Tambak di Desa Jambo Timu, Lhokseumawe. In Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe (Vol. 8, No. 1, pp. 5-8).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ulfi Maghfirah, Tuti Marjan Fuadi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





